MIU Login

10th SHIAM X NSAID 2026: FKIK UIN Malang Dorong Transformasi Pendidikan dan Penelitian Kesehatan Berbasis AI

Malang, 6 Juni 2026 – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan Insan Medika Training Center menyelenggarakan Workshop Ilmiah Nasional 10th SHIAM X NSAID 2026 dengan tema “SMART AI: Scientific Medical Advancement in Research, Teaching Learning and Health Services through Artificial Intelligence.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat umum dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung penelitian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian dari ulang tahun program studi Pendidikan Dokter UIN Malang yang ke-10.

Acara diselenggarakan secara hybrid di Hall Auditorium Lt. 3 Gedung Ar-Rahim FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional yang berpengalaman dalam bidang penelitian dan pemanfaatan AI di dunia kesehatan, yaitu Ahmad Fauzi, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Malang dan dr. Mirza Zaka Pratama, M.Biomed., Sp.PD. dari Universitas Brawijaya. Workshop juga didampingi oleh dr. Abdul Malik Setiawan, M. Infect.Dis., Ph.D., Kepala Unit Kecerdasan Buatan FKIK UIN Malang, sebagai fasilitator.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.00 WIB, dilanjutkan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne FKIK, serta sambutan dari berbagai pimpinan institusi. Sambutan diberikan oleh Ketua Pelaksana, Ketua Himpunan PSPD UIN Malang, Kaprodi PSPD UIN Malang, dan Wakil Dekan II FKIK UIN Malang.

Ketua pelaksana mahasiswa, Salma Miladina Widiristantri (PSPD 24) mengungkapkan rasa terimakasihnya terhadap semua pihak yang terlibat dan menyukseskan acara ini.

“Terimakasih kepada seluruh panitia, dosen serta sponsorship atas arahan bantuan dan pemikirannya dalam mensukseskan acara ini.” Ungkapnya.

Ketua HMPPD Muhammad Raihan Zaky (PSPD 24) berharap dengan adanya acara ini dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam penulisan karya ilmiah.

“Harapannya audiens dapat mengimplementasikan terkait AI dalam kehidupan sehari hari misalnya dalam hal penelitian secara bijak.” Ungkapnya.

Dr. drg. Risma Aprinda K., M.Si. selaku ketua Prodi PSPD UIN Malang berharap dengan diundangnya narasumber yang kompeten ini dapat memberikan wawasan lebih bagi audiens.

“Harapannya materi yang diberikan oleh narasumber dapat memberikan wawasan baru terkait AI kepada audiens.” Ungkapnya.

Setelah pembukaan resmi acara, peserta mengikuti pre-test sebagai evaluasi awal pemahaman terkait topik yang akan dibahas. Acara kemudian memasuki sesi inti berupa workshop dan diskusi ilmiah mengenai pemanfaatan AI dalam bidang kesehatan.

Workshop menjadi bagian utama kegiatan dengan mengangkat dua topik strategis yang sangat relevan dengan perkembangan dunia akademik dan kesehatan saat ini. Materi pertama yang bertema “Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Publikasi Ilmiah Kesehatan” disampaikan oleh Ahmad Fauzi, M.Pd., sesi ini membahas terkait,

– Etika, batasan, dan kebijakan penggunaan AI dalam penelitian dan publikasi ilmiah.

– Brainstorming ide penelitian berbantuan AI.

– Penyusunan desain penelitian dengan bantuan teknologi AI.

– Strategi pencarian dan telaah literatur ilmiah secara efisien.

– Pembuatan summary artikel dan sintesis literatur bidang kesehatan/kedokteran menggunakan AI.

Melalui sesi ini, peserta memperoleh wawasan praktis mengenai cara memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas penelitian tanpa mengabaikan integritas akademik.

Materi kedua yang bertema “Optimalisasi AI untuk Penulisan Artikel Ilmiah Kesehatan” disampaikan oleh dr. Mirza Zaka Pratama, M.Biomed., Sp.PD., sesi ini membahas:

– Strategi pemanfaatan AI dalam proses penulisan artikel ilmiah.

– Teknik penyusunan naskah akademik yang sistematis dan berkualitas.

– Pemanfaatan AI untuk meningkatkan efektivitas penulisan manuskrip kesehatan dan kedokteran.

– Tips dan praktik terbaik dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses publikasi ilmiah.

Sesi ini dirancang untuk membantu peserta menghasilkan karya ilmiah yang lebih terstruktur, efisien, dan siap dipublikasikan pada jurnal ilmiah.

Selain sesi workshop, peserta juga mengikuti diskusi plenary, sesi tanya jawab interaktif, serta evaluasi melalui post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan.

Dalam wawancara Bapak Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M. Med.Ed. selaku ketua pelaksana dosen, kegiatan ini diharapkan terselenggara setiap tahun sebagai bentuk perwujudan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.

“Harapan kedepannya mahasiswa dapat mengambil manfaat dan dapat meningkatkan produktifitas serta kualitas dalam publikasi ilmiah ataupun penelitian lainnya.” Ungkap Pak Yossi dalam wawancaranya.

Kegiatan ditutup pada pukul 16.34 WIB setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. Melalui Workshop Ilmiah Nasional SMART AI ini, FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat mendorong lahirnya generasi akademisi dan tenaga kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara etis dan bertanggung jawab untuk mendukung kemajuan riset, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

 

Kontributor: Achmad Khidir Afandi (PSPD 23) & Ria Najja Nila Nafi’ah (PSSF 23)

Berita Terkait