MIU Login

Perkuat Mutu Pendidikan Dokter, FKIK UIN Malang Gelar Review Kurikulum dan Penyusunan Skenario Berbasis Masalah

Dalam upaya menjaga kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan layanan kesehatan, Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum Eksternal dan Penyusunan Skenario Berbasis Masalah pada 7–8 Juli 2026 di Gedung Arrahim.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Pendidikan Dokter, Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa review kurikulum merupakan bagian dari proses pemutakhiran kurikulum yang secara berkala dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Menurutnya, keterlibatan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan kedokteran menjadi langkah penting untuk memperoleh masukan yang konstruktif sehingga kurikulum yang disusun semakin mampu menguatkan sekaligus merepresentasikan visi dan misi Program Studi, Fakultas, maupun Universitas.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. dr. Ermin Rachmawati, M.Biomed. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pengembangan kurikulum tidak hanya bertujuan menghasilkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan para pemangku kepentingan (stakeholder), tetapi juga harus mampu memperkuat identitas institusi melalui implementasi visi dan misi fakultas dalam setiap proses pembelajaran.

Untuk memperkaya proses penyusunan kurikulum, kegiatan ini menghadirkan dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.D., Ketua Departemen Pendidikan Kedokteran dan Bioetika, sebagai narasumber eksternal. Kehadiran beliau memberikan perspektif akademik serta masukan strategis dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter agar tetap selaras dengan dinamika pendidikan kedokteran, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Lokakarya ini diikuti oleh pimpinan program studi, tim pengembang kurikulum, dosen, Unit Pendidikan Kedokteran (UPK), serta sivitas akademika Program Studi Pendidikan Dokter. Selama dua hari pelaksanaan, peserta bersama-sama melakukan penelaahan kurikulum secara menyeluruh, mengevaluasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), menyusun dan menyempurnakan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), serta mengembangkan skenario Problem-Based Learning (PBL) sebagai salah satu pendekatan pembelajaran utama dalam pendidikan dokter. Berbagai aspek strategis menjadi fokus pembahasan dalam lokakarya ini, mulai dari keselarasan capaian pembelajaran dengan profil lulusan, integrasi materi antarblok, hingga penyempurnaan skenario pembelajaran berbasis masalah yang mampu mendorong mahasiswa belajar secara aktif, kritis, sistematis, dan berorientasi pada pemecahan masalah klinis.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Unit Pendidikan Kedokteran (UPK) di bawah koordinasi Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med., ED. ini menjadi salah satu agenda strategis dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan harapannya agar draft kurikulum pada tingkat makro dan meso, khususnya terkait CPL dan CPMK, memperoleh masukan yang komprehensif dari pakar eksternal sehingga dapat segera difinalisasi. Tahap tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan sub-CPMK, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta modul pembelajaran pada setiap blok.

Melalui pelibatan pakar eksternal, proses evaluasi dan pengembangan kurikulum diharapkan berlangsung secara lebih objektif, komprehensif, dan inovatif, sekaligus selaras dengan standar pendidikan kedokteran yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menerapkan sistem penjaminan mutu akademik melalui penyempurnaan kurikulum yang berkelanjutan.

Hasil dari lokakarya ini diharapkan menjadi landasan dalam penyempurnaan kurikulum serta penguatan implementasi pembelajaran berbasis masalah yang mampu menghasilkan lulusan dokter profesional, kompeten, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan. Dengan demikian, Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait