MIU登录

Lokakarya Kurikulum Mikro PSPD FKIK UIN Malang Perkuat Implementasi Outcome-Based Education untuk Lulusan yang Kompeten

Malang – Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Kurikulum Mikro pada Kurikulum Berbasis Luaran (Outcome-Based Education/OBE) pada Kamis (16/07/2026) di Mini Hall Lantai 3 Gedung Arrahim FKIK. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menyusun kurikulum mikro yang selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memenuhi standar kompetensi nasional dan kebutuhan dunia pendidikan kedokteran.

Lokakarya ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Pendidikan Dokter, Unit Pendidikan Kedokteran (UPK), para Koordinator Blok, Kontributor Blok, serta para dosen yang terlibat dalam penyusunan kurikulum. Kegiatan ini juga menghadirkan para pakar di bidang pendidikan kedokteran, khususnya Dosen Pendidik Klinis (DPK) yang berasal dari Rumah Sakit Pendidikan Utama Karsa Husada, sebagai mitra strategis dalam memberikan masukan dan perspektif terhadap implementasi kurikulum berbasis luaran. Kehadiran para pakar tersebut memperkuat proses penyusunan kurikulum mikro agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran klinis, standar kompetensi dokter, serta tuntutan praktik pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Kegiatan secara resmi dibuka dengan sambutan dari Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si. yang menegaskan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta kebijakan pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan lokakarya ini sebagai forum kolaboratif dalam menghasilkan kurikulum yang adaptif dan berkualitas demi mendukung peningkatan mutu pendidikan di Program Studi Pendidikan Dokte

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med., Ed selaku Ketua Unit Pendidikan Kedokteran (UPK). Beliau menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum mikro merupakan tahapan penting dalam implementasi OBE karena setiap komponen pembelajaran harus mampu mengarahkan mahasiswa pada pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan. Menurutnya, sinergi seluruh dosen dan pengelola blok menjadi kunci dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan terintegrasi.

Pelaksanaan lokakarya dibagi ke dalam dua sesi utama, yaitu Pembuatan Blueprint Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Pada sesi pertama, peserta bersama-sama menyusun blueprint sebagai dasar pemetaan capaian pembelajaran, materi, strategi pembelajaran, hingga metode evaluasi. Selanjutnya, pada sesi kedua dilakukan penyusunan RPS secara rinci agar setiap blok pembelajaran memiliki perencanaan yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education.

Melalui diskusi dan kolaborasi yang berlangsung selama kegiatan, peserta diharapkan dapat menghasilkan kurikulum mikro yang lebih komprehensif serta mampu mengintegrasikan capaian pembelajaran dengan strategi pembelajaran yang efektif. Penyusunan dokumen ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PSPD FKIK UIN Malang dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran.

Ketua Unit Pendidikan Kedokteran, Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med., Ed, berharap hasil lokakarya ini mampu menjadi fondasi dalam penyusunan kurikulum mikro PSPD yang benar-benar selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) serta memenuhi kompetensi sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Dengan demikian, kurikulum yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung terciptanya lulusan dokter yang profesional, kompeten, adaptif, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

相关新闻