SEJARAH UIN MALANG

Universitas Islam Negeri (UIN) Malang adalah salah satu perguruan tinggi Islam terbaik dan terkemuka di Indonesia yang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2004 tanggal 21 Juni 2004. Surat Keputusan tersebut diterbitkan menyusul Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1/0/SKB/2004 dan Nomor ND/B.V/I/Hk.00.1/058/04 tanggal 23 Januari 2004 tentang Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Surat Keputusan Presiden tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Agama No 65 Tahun 2009 tentang Perubahan Nama Universitas Islam Negeri Malang menjadi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang kemudian disingkat dengan UIN Maliki Malang.

Sebelum menjadi sebuah universitas, perjalanan panjang telah menghiasi perkembangan perguruan tinggi ini. Berawal dari sebuah Fakultas Tarbiyah yang merupakan fakultas cabang dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang berdiri tahun 1961, kemudian pada tahun 1997 berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang, tahun 2002 berubah menjadi Universitas Islam Indonesia Sudan (UIIS) di Malang, dan pada tanggal 28 Oktober 2004 diresmikan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang oleh Presiden Republik Indonesia yang diwakili oleh Menko Kesra RI. ad interim Prof. Drs. H. A. Malik Fadjar, M.Sc. serta disaksikan oleh Menteri Agama RI., Prof. Dr. H. Said Agil al-Munawwar, MA.

Penelusuran terhadap metamorfosa perguruan tinggi ini menjadi sebuah universitas Islam dapat ditemukan dalam Rencana Strategis (Renstra) tentang pengembangan STAIN Malang sepuluh tahun ke depan (1999/2000-2008/2009). Atas perkenan Allah SWT. dan berkat usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh semua pihak, selang enam tahun sejak Renstra tersebut dibuat sebuah Universitas Islam Negeri (UIN) sudah berdiri di Kota Malang. Sekarang setelah menjadi Universitas Islam Negeri, obsesi besar yang ingin direalisasikan adalah menjadi pusat keunggulan-keunggulan (The Center of Excellence) dan pusat peradaban Islam (The Centre of Islamic civilization).

Dalam rangka mencapai cita-cita besarnya tersebut, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menyusun Rencana Strategis Pengembangan Universitas 25 Tahun Ke Depan (2005 s.d. 2030). Ada tiga tahapan pencapaian dalam pengembangan tersebut, yaitu: Tahap Penguatan Akademik (Academic Reinforcement) (2005-2010), Tahap Pengenalan dan Reputasi Regional (Regional Recognition and Reputation) (2011-2020), dan Tahap Pengenalan dan Reputasi Internasional (International Recognition and Reputation) (2021-2030). Dalam implementasinya, Universitas telah menetapkan sembilan (9) program prioritas  yang disebut dengan Garis Besar Haluan Universitas (GBHU) yaitu Penguatan Implementasi Integrasi Islam dan Sains, Optimalisasi Peran Ma’had, Peningkatan kompetensi bahasa asing melalui program bilingual (bahasa Arab dan Inggris), Peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia, Revitalisasi peran sosial dan keagamaan Universitas, melalui melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Optimalisasi manajemen berbasisi Informasi dan Teknologi (IT), Internasionalisasi Universitas, Pengembangan kelembagaan, dan Penggalian sumber-sumber pendanaan.